Mungkin ketika mendengar nama Negara ini disebut, yang terbayang di benakmu adalah sebuah Negara tempat bermukim orang-orang muslim yang gersang. Pandangan itu tidak sepenuhnya salah, namun banyak hal yang perlu dikenal dari Negara yang termasuk dalam GCC (Gulf Cooperation Council) ini. Salah satunya adalah budaya dan arsitektur tua nan indah yang tercermin dari gedung-gedung di kotanya. Akan ada kesan mendalam yang timbul setelah mengunjungi dan menikmati keindahan Negara ini.
Mengunjungi Oman, maka kota pertama yang biasanya disinggahi adalah Muscat. Penduduk setempat yang mayoritas berbahasa arab menyebutnya dengan lafal Masqat. Muscat merupakan ibukota Negara Oman sekaligus kota yang langsung menyuguhkan kebudayaan aslinya. Ini bisa langsung kita lihat pada bangunan-bangunan tua yang dilestarikan dan dijaga keutuhan bentuknya.
Kesan gersang karena berada di wilayah gurun sama sekali tidak terlihat ketika pertama kali memasuki kota ini. karena sepanjang perjalanan, saya banyak sekali melihat bunga yang berwarna-warni yang tersusun rapi sekali.
Subhanallah... cantik!
Bersenang-senang di Corniche
Corniche adalah objek wisata pertama yang ada di kawasan Muttrah. Tempat ini merupakan daerah pinggir pantai yang biasanya terdapat di kawasan Negara teluk. Di sini, banyak turis (termasuk saya ) berhenti menikmati angin kencang yang berhembus sambil melihat kapal-kapal yang menepi di dekat situ. Kawanan burung putih membuat suasananya menjadi lebih menyenangkan.
Masjid Agung Sultan Qaboos
Ini adalah masjid paling terkenal di Oman. Jangan dulu membayangkan interiornya yang megah dan mewah, karena itu bukan hanya bagian yang menarik dari masjid ini.
Masuk ke wilayah masjid, mata kita akan disuguhkan kerapihan tata letak taman yang indah. Seperti pada jalanan di Muscat, taman masjid ini dipenuhi dengan bunga-bunga yang beraneka warna. ada pula air mancur yang aliran airnya dibuat serupa sungai yang mengalir. Sungguh indah dan menyejukkan.
Masjid ini terkenal karena mendapatkan rekor dunia sebagai masjid dengan karpet buatan tangan nomor dua terbesar di dunia, setelah masjid Agung Shikh Zayed di Abi Dhabi. Selain kubah besar di bangunan utama, masjid ini juga memiliki sebuah
menara utama setinggi 90 meter serta empat menara yang lebih kecil yang
tinginya masing-masing 45.5 meter, lho. Angka ini bukan hasil mengukur sendiri,
melainkan informasi dari orang yang tinggal lama di sana. (yakalii ngukur
sendiri :D)
Dengan ukuran bangunan masjid mencapai 40 ribu meter persegi, ruang sholat utama masjid ini dapat menampung sekitar 6.500 jemaah. 750 jemaah dapat ditampung di ruang sholat khusus wanita, sementara area luar masjid, pelataran tengah dan sepanjang koridor masjid dapat menampung 8000 jemaah. Keseluruhan daya tampung masjid ini mencapai 20.000 jemaah sholat sekaligus!
sayangnya, saat itu saya dan Marwah on period, sehingga kami tidak sempat merasakan sholat di dalamnya :(.
sayangnya, saat itu saya dan Marwah on period, sehingga kami tidak sempat merasakan sholat di dalamnya :(.
University of Sultan Qaboos
Bangunan yang paling dominan di universitas ini adalah perpustakaan. Perpustakaan dibuat megah dan disuplay dengan buku selengap-lengkapnya sebagai penghargaan yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan. Memasukinya, kamu tidak hanya akan terkesan dengan koleksi buku-buku di dalamnya, namun juga inteiornya yang memberikan rasa nyaman :)
Pantai Qantab : Pantai rasa gunung.
Pada umumnya, hawa yang dirasakan ketika kita mengunjungi suatu pantai adalah panas dengan hembusan angin sepoi yang mengantarkan rasa asin air laut. Namun di Qantab, pada Februari 2012 lalu, hal semacam itu tidak terjadi. Saya dan Marwah justru merasa cukup kedinginan karena hembusan angin yang sejuk. Marwah bahkan menyerahkan syalnya untuk saya pakai sementara ia mengenakan jaket kulit.
Pantai ini bersih, tidak ada orang-orang yang berjualan apalagi sampah berserakan. Tidak ada. Pantai ini dipercantik dengan adanya tebing-tebing di sekitarnya.
Di pantai ini pengunjung dapat menyewa boat yang digunakan untuk menjelajah pantai. Wohoo! menyenangkan sekali!
Malam yang anggun di Sidab.
Sidab adalah sebuah tempat yang berada di pinggir laut tempat berlayarnya yacht. tempat ini sangat nyaman dan cozy untuk didatangi. Apalagi di malam hari. Cahaya yang dipancarkan dari yacht berpendar di permukaan laut. Alhamdulillah, nikmatnya memakan snack, sambil menikmati pemandangan cantik di depan mata.
Dari Sidab kita bisa melihat bangunan berbentuk bundar di kejauhan. Ini merupakan salah satu bangunan khas yang ada di Oman. Namanya adalah.... *berpikir keras. (PR yah, lupa! :D)
Menurut saya, Oman dapat dijadikan destinasi honeymoon atau bulan madu yang baru. tidak mainstream dan banyak tempat romantis. Apalagi negara ini dekat dengan Saudi Arabia. Jadi kalau berencana umroh bareng pasangan setelah bulan madu, jalan daratpun bisa! :)
Bejalan-jalan di kota pemerintahan Musqat
Seperti yang sudah saya suguhkan di awal, kota Musqat dipenuhi banyak bunga. Bahkan bunga ini diganti secara periodik. Ckck, mantap!
Di area pemerintahan atau di area kesultanan ini, ciri khas aksitektur tua tercermin hampir di setiap penjuru. Paduan bebungaan dan bangunan beraksitektur tua = perfect!
Oke, Selesai sudah perjalanan kita di Negara Oman. Terimakasih sudah membaca. Salam hangat dari kami, Kiki & Marwah.
Wassalamualaikum :)
Hi Assalamu'alaykum...
ReplyDeleteStumbled upon this blog dan tiba-tiba pengen ke Oman hehe
Salam kenal utk kalian :)
Hi, Sheila. Wa'alaykumsalam..
DeleteIya ayo berkunjung. Kita juga kadang suka kangen Oman :D
Terimakasih ya sudah mampir. Salam kenal juga :)
Kalian berdua pernah ke negara mana aja? Sering ke timur tengah ya? :D
DeleteAku suka baca blog ttg perjalanan gitu hehe
Oya mungkin bisa di share pengalaman rohani apa aja yg didapet selama stay di luar negeri, tiap orang biasanya punya pengalaman yg beda-beda dan mungkin menarik utk ditulis :)
Belum banyak negara yang kami kunjungi, Shelia. Nanti Marwah share tentang perjalanannya ke Istanbul. iya, kita juga suka liat-liat ttg perjalanan gitu dan jadinya coba-coba bikin. hehe.
ReplyDeletewah, terimakasih ya sarannya. :)
hi kiki, nanya dong,..di muscat /oman gitu kesana kemarinya itu naik apa ya? apa ada public transport yg aman? atau harus sewa mobil ya?
ReplyDeleteHallo mbak Vari, terima kasih sudah berkunjung. Di Oman bisa naik bus umum. ada nomor untuk jurusan tertentu. Alhamdulillah cukup nyaman :).
Deletesalam nak tanya sy akan transit ke oman 8jam, boleh ke sy keluar dari aiport then pergi tempat yg menarik??? perlu ada visa transit ke??? or ada package utk penumpang yg transit...
ReplyDelete